Masih Banyak Bias Gender, KOPRI STAMIDIYA Gelar SIG

Bangkalan, kopri.org –¬†Untuk lebih mendalami isu bias gender, streotipe, ketidakadailan dan diskriminasi terhadap hak perempuan di ranah sosial, ekonom, dan budaya. Pengurus Komisariat Koprs Pergerakan Mahasiswa Islam Puteri (Kopri) PK.STAMIDIYA dibawah naungan KOPRI PC Bangakalan mengelar Sekolah Islam Gender (SIG),Jumat,19/7.

Kegiatan yang dilaksanakan selama tiga hari, dimulai sejak tanggal 19 Agustus sampai 21 Agustus ini bertujuan untuk membuka wawasan bagi kader-kader puteri PMII bagaimana posisi perempuan dalam islam, dan menganalisis peran dan tanggung jawab perempuan dalam perspektif Al-quran dan Al-hadist serta secara qoidah fiqhiyah.

Ketua KOPRI PC Bangkalan, Fatim mengatakan bahwa Sekolah Islam Gender (SIG) penting dilakukan untuk menambah pengetahuan para akder putri di PMII, khususnya para aktivis Kopri di pulau garam, Madura.

“Sekolah Islam Gender atau SIG sangat penting dilakukan bagi kader Korp PMII Putri agar kader kader PMII putri mampu membaca kondisi disekitarnya, kritis, logis dan dinamis serta berintegritas.Sebagai kader putri kita harus paham tentang posisi kita sebagai perempuan, agar kelak dimasyarakat mampu berintraksi dengan baik.” jelasnya.

Lebih lanjut ia berharap kader-kader putri yang telah dilatih selama hari ini semoga mampu menempatkan dirinya dan melaksanakan peran dan tanggung jawabnya baik diranah domestik dan diranah publik secara maksimal.

Ketua Kopri PK Stamidiya, Nurul Hidayah menambahkan, “SIG ini tidak hanya diikuti oleh kader bangkalan saja, melainkan diikuti oleh dari cabang lainnya hususnya dimadura. “Tidak hanya bangkalan saja mas, dari berbagai cabang juga berpartisipasi,” tambahnya.

Nurul sebagai tuan rumah berharap semoga ilmu yg telah didapatkan selama pelatihan, dapat disalurkan oleh peserta di cabangnya masing-masing, agar perlawanan terhadap ketidakadilan gender ini bisa teratasi. pungkasnya.*na/as

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *