Rekam Jejak KOPRI

Kiprah perempuan Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia dimulai bersamaan dengan berdirinya PMII pada 1960 yang bernama divisi keputrian. Saat itu, devisi keputrian bergerak di bidang softskill seperti menjahit, menyulam dan memasak. Hal tersebut sesuai dengan kondisi Indonesia yang membutuhkan perempuan yang memiliki kreatifitas. Kemudian, lahir pancanorma KOPRI yang menelurkan gagasan pembentukan badan semi otonom, yaitu KOPRI (Korps PMII Puteri). Pada 25 November 1967, KOPRI dibentuk yaitu untuk mengorganisir kekuatan kader perempuan PMII. Serta, menjadi ruang gerak dalam mengeluarkan pendapat dan beraktifitas sebagai bentuk emansipasi perempuan dalam bidang sosial dan masyarakat.

Pada 1998 dibentuk sistem kaderisasi yang sistematis terdiri dari kurikulum dan pelaksanaan Latihan Kader KOPRI (LKK) dan Latihan Pelatih Kader KOPRI (LPKK). Seiring berjalannya waktu, kader perempuan PMII terus menunjukan eksistensinya. Sampai pada 2003 hingga 2014, KOPRI terus melakukan kaderisasi KOPRI sesuai dengan kebutuhan lokal masing-masing. Pada 2014, lahir Politik Organisasi KOPRI. Di mana lebih mensistematiskan proses kaderisasi KOPRI.

Pada 2015 KOPRI melahirkan buku dakwah KOPRI sebagai panduan dalam melakukan gerakan kultural KOPRI. Serta membentuk buku panduan advokasi sekaligus Lembaga Perlindungan dan Pemberdayaan Perempuan dan Anak (LP3A). Sekilas sejarah KOPRI, semoga tulisan ini bisa menjadi referensi bagi para KOPRI se-Indonesia.

Hal, untuk Sahabat KOPRI yang ingin karyanya dimuat di website ini, silahkan kirimkan karyanya berupa berita, opini, sosok, resensi dan sastra ke email pbkopri.2017@gmail.com. Tim Media KOPRI PB PMII akan menyeleksi tulisan yang masuk. Jika beruntung, tulisan akan ditampilkan website ini.

Terima Kasih

Tim Media KOPRI PB PMII